Cara UMKM Mendapatkan Izin BPOM dengan Mudah

Mengurus izin BPOM sering dianggap proses yang rumit, memakan biaya besar, dan hanya cocok untuk perusahaan skala besar. Padahal, pemerintah kini semakin mendorong UMKM untuk memiliki legalitas pangan yang lebih lengkap, termasuk izin BPOM, terutama jika produk mulai dipasarkan secara luas, masuk marketplace besar, atau akan masuk retail modern.

Bagi UMKM, mendapatkan izin BPOM sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah, asalkan memahami langkah dan dokumen yang diperlukan. Artikel ini akan membahas secara lengkap cara UMKM mendapatkan izin BPOM, jenis izin apa yang cocok untuk UMKM, syarat, alur pendaftaran, biaya, durasi proses, hingga tips agar pengajuan cepat disetujui.


Apa Itu Izin BPOM dan Mengapa Penting untuk UMKM?

BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) adalah lembaga yang mengawasi keamanan makanan, minuman, obat, suplemen, dan kosmetik di Indonesia. Untuk produk pangan, izin edar diperlukan agar produk legal dan aman dikonsumsi.

Untuk UMKM, kepemilikan izin BPOM memiliki banyak manfaat, seperti:

1. Produk Lebih Dipercaya Konsumen

Label izin BPOM meningkatkan kepercayaan karena konsumen yakin produk aman dan teruji.

2. Bisa Masuk Marketplace Besar

Tokopedia, Shopee, TikTok Shop, dan marketplace lainnya kini semakin memperketat aturan kategori makanan. Banyak kategori yang sudah mewajibkan izin BPOM.

3. Bisa Masuk Retail Modern

Retail seperti Alfamart, Indomaret, dan Hypermart tidak menerima produk tanpa izin edar resmi.

4. Menghindari Sanksi dan Masalah Hukum

Produk tanpa izin dapat:

5. Mempermudah Ekspansi Usaha

Dengan legalitas lengkap, produk UMKM bisa:

Legalitas bukan hanya soal aman, tetapi juga strategi bisnis.


Jenis Izin BPOM untuk UMKM

Banyak UMKM bingung: harus mengurus BPOM MD, ML, atau PIRT?

Berikut penjelasan lengkapnya.

1. PIRT (Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga) — Paling Cocok untuk UMKM

PIRT adalah izin untuk produk pangan risiko rendah yang diolah secara sederhana di rumah atau tempat produksi skala UMKM.

Cocok untuk produk:

Keunggulan PIRT:

Namun, PIRT tidak berlaku untuk produk berisiko tinggi atau yang prosesnya lebih kompleks.


2. BPOM MD — Untuk UMKM yang Sudah Punya Dapur Produksi Modern

Jika UMKM sudah naik kelas (misalnya sudah masuk marketplace besar atau retail), maka wajib memakai MD.

MD wajib untuk:

Jika Anda menggunakan mesin, area produksi terpisah, dan prosesnya seperti mini pabrik, Anda wajib memakai MD, bukan PIRT.


3. BPOM ML — Untuk Produk Makanan Impor

Jika UMKM mengimpor makanan dari luar negeri, wajib menggunakan izin ML.


Syarat UMKM Mengurus Izin BPOM

Syarat ini tergantung jenis izin (PIRT atau MD). Berikut penjelasan lengkap untuk UMKM.


Syarat Mengurus PIRT untuk UMKM

1. KTP Pemilik Usaha

2. NIB (Nomor Induk Berusaha)

3. Foto Tempat Produksi

4. Sertifikat Pelatihan Keamanan Pangan (PKP)

5. Surat Keterangan Dinas Kesehatan

6. Label Produk

7. Contoh Produk


Syarat Mengurus Izin BPOM MD untuk UMKM

Meskipun UMKM, jika proses produksinya sudah modern, wajib mengikuti standar MD.

Syaratnya:

1. Fasilitas Produksi Sesuai CPPOB

2. Dokumen Legalitas Usaha

3. Dokumen Produk

4. Tenaga yang paham keamanan pangan

UMKM dapat dibantu oleh konsultan seperti INKA & Partners untuk menyiapkan semuanya agar minim revisi.


Cara UMKM Mendapatkan Izin BPOM dengan Mudah

Berikut langkah paling lengkap dan mudah dipahami agar UMKM bisa memperoleh izin edar BPOM dengan lancar.


1. Tentukan Jenis Izin yang Tepat

Pertama, pahami dulu apakah produk Anda wajib PIRT atau MD.

Gunakan panduan ini:

Ketepatan izin akan menghemat biaya dan waktu.


2. Menyiapkan Legalitas Usaha

UMKM wajib memiliki:

Tanpa legalitas, izin tidak bisa diproses.


3. Menyiapkan Layout Tempat Produksi

Hal ini paling sering dilupakan.

Untuk PIRT:

Untuk MD:

Dengan persiapan yang benar, proses inspeksi akan lancar.


4. Mengikuti Pelatihan Keamanan Pangan (Khusus PIRT)

Pelatihan ini sering diselenggarakan oleh:

Setelah pelatihan, Anda akan mendapat sertifikat yang diperlukan untuk mengurus PIRT.


5. Mengajukan Pendaftaran PIRT atau BPOM MD

Untuk PIRT:

Pendaftaran dilakukan ke Dinas Kesehatan melalui OSS.

Prosesnya meliputi:

Untuk BPOM MD:

Pengajuan dilakukan via:

e-Registration BPOM

Dokumen yang diunggah meliputi:

Evaluasi biasanya memakan waktu 2–4 minggu.


6. Pemeriksaan Sarana Produksi

Baik PIRT maupun MD akan ada inspeksi sarana.

Petugas akan menilai:

UMKM wajib memastikan semua sesuai standar.


7. Menunggu Penerbitan Izin

Jika semua dokumen valid dan sarana memenuhi standar:

Setelah izin keluar, nomor tersebut wajib dicantumkan pada kemasan.


Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan UMKM untuk Mengurus BPOM?

Estimasi waktu:

Durasi bisa lebih cepat jika dokumen lengkap.


Biaya Mengurus Izin BPOM untuk UMKM

Biaya tergantung:

Kisaran biaya:

Untuk UMKM, biaya yang besar biasanya berasal dari:

INKA & Partners menyediakan paket hemat untuk UMKM yang ingin naik kelas.


Tips Agar UMKM Cepat Mendapat Izin BPOM

1. Pastikan label sesuai aturan BPOM/PIRT

Jangan cuma cantumkan desain cantik, tapi harus ada:

2. Pastikan kebersihan ruang produksi

Ini faktor penentu saat inspeksi.

3. Gunakan bahan baku legal

BPOM sangat ketat soal keamanan bahan.

4. Ikuti SOP produksi

Buat panduan sederhana agar produksi konsisten.

5. Dokumentasi lengkap

Khusus MD, catatan produksi wajib ada.


Apakah UMKM Wajib Menggunakan Jasa Konsultan?

Tidak wajib, tetapi sangat membantu, terutama jika:

INKA & Partners menyediakan pendampingan lengkap, mulai dari:

Dengan begitu, UMKM dapat fokus pada penjualan dan produksi.


Kesimpulan

Untuk UMKM, mengurus izin BPOM bukanlah hal yang sulit jika memahami alurnya. Kunci utama adalah:

Dengan izin yang lengkap, UMKM bisa:

Jika Anda ingin proses cepat dan tanpa ribet, menggunakan konsultan seperti INKA & Partners adalah langkah cerdas.


Ingin UMKM Anda Mendapat Izin BPOM dengan Mudah? Hubungi INKA & Partners

Kami membantu UMKM dari awal sampai izin terbit:

📞 WhatsApp: 085777999329

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *